by

Korban Peluru Nyasar, Hembuskan Nafas Terakhirnya Di RS

-NASIONAL-1,662 views

Jurnalcrime.com, Makassar — Salahsatu warga jadi korban peluru nyasar, Korban adalah Sandi Saputra bin Sukardi (16) warga Jalan Nuri Baru, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso,

Akibatnya, korban meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar, sesuai Informasi yang didapatkan dari lapangan

Dimana menurut saksi, Fadil (21) bahwa Sandi diduga jadi korban salah tembak oleh oknum anggota kepolisian waktu itu.

Fadil pun menjelaskan kronologis Kejadian itu yang terjadi pada Minggu, (12/05/2019) sekira pukul 06.30 Wita

Berdasarkan informasi yang dihimpun, akibat peluru nyasar itu Sandi mengalami luka pada kepala bagian belakang sebelah kiri

Ia berkata saat ditemui diruangan Reskrim Polrestabes Makassar, Rabu malam (15/05/2019) sekira pukul 23.30 WITA,

“Bahwa awalnya, berboncengan tiga dengan Sandi (korban) dan Amirullah (kakak korban) berangkat dari rumah menuju Jalan Baji Minasa untuk menonton balapan motor di Jalan Cendrawasih

Bukti laporan Polisi dan Laporan Kematian Sandi Saputra
Bukti laporan Polisi dan Laporan Kematian Sandi Saputra

Disaat itu ia dan korban serta kakak korban sedang berada di Jalan Baji Minasa, tiba-tiba ada oknum Patmor Polisi melepaskan tembakan dan mengena kepala korban dibagian kiri. terang Fadil

Saat insiden itu Fadil (21) yang ikut dibonceng bersama korban melihat ada ceceran darah dan selanjutnya mereka berdua langsung mengantarkannya ke Rumah Sakit bersama kakak Sandi yang membonceng nya

“Pada hari Minggu sepulang salat subuh ada anggota polisi naik motor, saya melihat ada 6 motor trail masing masing berboncengan dengan berpakaian lengkap kata Fadil kepada media ini.”

Saya kumpul kumpul main WA-WA saja terus adami diburu. Saya yang bersama kakaknya membawa ke RS Bhayangkara. lanjut Fadil

“ sementara diketahui bahwa Sandi meninggal pada hari Rabu sekira pukul 18.30 Wita, di rumah sakit Bhayangkara dan saat ini korban disemayamkan di rumahnya.” tutupnya

Sementara itu, menurut saksi Muhammad Amirullah (20) yang tak lain adalah kakak kandung korban yang membonceng korban saat kejadian, menyempatkan diri menjelaskan kejadian tersebut saat ditemui dikediamannya.

“Setelah saya mendengar suara tembakan saya kaget, dan saya lihat adik saya sudah berlumuran darah”, singkat Amirullah

Atas insiden ini, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polrestabes Makassar.

“Iyye saya dan keluarga pasca insiden terjadi langsung ke Polrestabes Makassar melapor kajadian nya.” sembari memperlihatkan bukti Laporan tersebut dari SPKT Polrestabes Makassar

Hingga berita ini dimuat, pihak aparat kepolisian Polrestabes Makassar masih sementara menggali beberapa keterangan dari para saksi saksi yang diterima.

(ism/mir)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed